Ticker

6/recent/ticker-posts

Genjot BPHTB Cara Pemkot Bogor Tingkatkan Pendapatan

                       (Foto: Humas Kota Bogor)




Penulis: Devina Putri

Editor: Donni Andriawan S.


BOGOR TENGAH, Bogor24.id - Tahun 2021 ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menambah jumlah target pendapatan daerahnya, terutama yang berasal dari potensi Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang jumlahnya sebesar Rp 165 miliar. 

Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan, anggaran pemerintah daerah sebagian diantaranya dihasilkan lewat BPHTB. Maka dari itu, unsur yang berkaitan ini bisa mendukung langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah.

"Seperti yang diketahui, tahun lalu kondisi pandemi memaksa pendapatan turun drastis. Anggaran pemerintah salah satunya diperoleh dari kerja-kerja para notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan lainnya. Sehingga kami bisa melangsungkan kegiatan pembangunan ke depan," ungkap Dedie sebelum membuka rapat koordinasi bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bogor dan PPAT, Senin (29/3/2021).

Kota Bogor, katanya, dari segi pembangunan memang harus sedikit berbeda. Utamanya untuk mengakselerasi pembangunan dengan anggaran yang cukup tinggi. Oleh karena itu, ke depan Pemkot Bogor masih mengharapkan kontribusi dari koordinasi antara PPAT, BPN maupun Bapenda Kota Bogor.

Belum lagi, masih kata Dedie, pekerjaan rumah di Kota Bogor masih cukup banyak. Salah satunya dari program infrastruktur dan proyek-proyek strategis nasional yang dikerjakan di Kota Bogor.

"Tahun 2020 kita ada refocusing dan sebagainya. Tetapi, Alhamdulillah dari PBB-P2 dan BPHTB menggeser pendapatan utama Kota Bogor hampir 50 persen. Dari biasanya sektor jasa, perhotelan, kuliner menjadi pendapatan pertama Kota Bogor," papar Dedie.

Posting Komentar

0 Komentar