Ticker

6/recent/ticker-posts

Dampak Proyek Double Track, 3 RT di Batutulis "Hilang"

Sebuah eskavator tengah beroperasi dalam lanjutan pengerjaan proyek pembangunan double track PT KAI di Kawasan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor. (Foto: Dok. Humas Pemkot Bogor)



Penulis: Devina Putri

Editor: Donni Andriawan S.


BOGOR SELATAN, Bogor24.id - Tidak kurang dari tiga Rukun Tetangga (RT) yang ada di Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor "hilang" terdampak pembangunan double track (jalur ganda) milik PT KAI.

Ketiga RT itu, disebutkan Lurah Batutulis Heri Eriyadi, merupakan bagian dari tiga Rukun Warga (RW) yang terdampak langsung pembangunan jalur ganda kereta Bogor-Sukabumi.

"Warga dari ketiga RT itu akhirnya direlokasi ke tempat lain. Ada yang kembali ke kampung halamannya, tapi ada juga yang pindah ke wilayah lain masih di wilayah Bogor Selatan," ungkapnya, Senin (22/3/2021).

Dari relokasi itu, jelas Heri, ada ratusan kepala keluarga dari total sebanyak empat RT dengan jumlah yang terdampak sekitar 700 jiwa.

"Total keseluruhan ada empat RW yang terdampak pembangunan double track yang terdiri dari empat RT. Tapi yang benar-benar 'hilang' penduduknya itu totalnya ada tiga RT," papar Heri.

Secara lebih rinci dia menyebutkan, dari total tiga RT yang tergusur itu dua di antaranya bagian dari RW 09 dengan total keseluruhan sebanyak 374 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 700 jiwa.

"Dari jumlah tersebut dimana sebanyak 133 kepala keluarga direlokasi ke wilayah Kelurahan Bojongkerta," pungkasnya seraya menambahkan bahwa hal tersebut bagian dari menyukseskan program nasional yang telah dicanangkan pemerintah pusat melalui PT KAI.

Posting Komentar

0 Komentar