Ticker

6/recent/ticker-posts

Bima Arya: Kota Bogor dalam Kondisi Darurat

(Foto: Humas Kota Bogor)



Penulis: Andri Budiman

Editor: Donni Andriawan S.


BOGOR SELATAN, Bogor24.id - Kota Bogor saat ini dalam kondisi darurat. Selain pandemi, kondisi darurat lainnya yang sedang menjadi fokus di Kota Bogor. Terutama untuk rencana pembangunan di tahun 2022 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (31/3/2021).

"Kenapa darurat? (Karena) Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita turun. IPM ini adalah indikator yang paling lazim yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan," tegas Bima Arya.

Dari data yang ada, ia menyebutkan IPM Kota Bogor tahun 2020 yang lalu turun 0,12 poin menjadi 76,11. Sehingga, katanya, pada 2024 Pemkot Bogor memiliki target 78,89 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Namun target ini akan sulit terealisasi jika tak serius mengejarnya.

"Memang bukan Kota Bogor saja yang turun, semuanya turun. Tapi jelas kita harus kerja keras agar bisa kembali normal. Kalau kota lain normal, kita masih turun, berarti ada yang salah dengan kita," kata Bima Arya.

Untuk itu, tahun 2021 dan 2022 mendatang dirinya mencanangkan akselerasi untuk mengejar ketertinggalan realisasi. Tak hanya itu, data lain menunjukkan ekonomi yang turun 6,57 persen, pengangguran naik 3,6 persen, pun dengan tingkat kemiskinan yang berada di angka 6,68 persen. 

Pada kegiatan Musrenbang itu, turut mendampingi Bima Arya, Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Sekretaris Daerah (Sekda) Syarifah Sofiah dan Ketua DPRD Atang Trisnanto.

Posting Komentar

0 Komentar